MANTRA

 Oleh : Putri Hazah Hartini

Senin, 1 November 2021

Assalamualaikum. Alhamdulillah masih dapat bercerita. Jadi kali ini mau cerita tentang mata kuliah hari ini yaitu mantra. Dalam bahasa kampung mantra itu disebut dengan jimat atau guna - guna. Dalam mantra ini terbagi menjadi 2 yaitu mantra baik dan mantra buruk. Dan bagi orang yang mempelajari suatu mantra ada pantangannya yaitu larangan melewati tali jemuran. 


Dalam mantra ini juga ada ritual buang - buangan yang dilakukan di sungai air yang mengalir. Pada saat melakukan buang - buangan badan tidak boleh menghadap ke arah barang buangan dan harus memiliki mental dan fisik yang kuat. Dan untuk ritual buang - buangan ini juga di lakukan pada saat - saat tertentu. 


Bagi orang yang ingin mempelajari suatu mantra, maka tidak sembarang orang bisa memilikinya, dimana mereka harus memenuhi syarat - syaratnya. Dan saat mempelajari mantra ini pun juga memiliki efek samping yaitu antara gila atau mati. Mempelajari suatu mantra pun dilakukan pada hari - hari tertentu dan jam - jam tertentu. 


Pada saat belajar suatu hal pasti terkuras entah itu tenaga atau materi. Mantra ini juga bisa didapatkan selain di pelajari ternyata juga didapat dari keturunan. Walaupun didapat dari keturunan, mereka juga tidak sembarang dalam memilih keturunan. Mereka memilih yang memenuhi syarat dan kriteria.  Dan mereka juga harus mau menuruti pantangannya. 


Ternyata selain mempelajari mantra, juga akan di kasi sosok penjaga dari mantra. Dan sosok ini juga tidak hanya sekedar di turunkan tapi juga harus di asuh seperti mengasuh anak, dimana sosok ini juga di kasi makan. Aku percaya kalau manusia memang hidup berdampingan dengan makhluk gaib tapi aku tidak begitu percaya dengan orang yang memiliki mantra.


Aku juga heran dengan orang yang mau menuntut atau mempelajari mantra. Kita - kira, apa yang di banggakan dari memiliki mantra tersebut?. Apakah itu akan membuatnya merasa puas dengan hal itu?. Apa manfaat mereka mempelajari mantra itu?, kalau hanya untuk mengalahkan musuh, apakah mereka tidak memikirkan keluarga musuhnya?, Apakah separah itu masalahmya hingga harus menggunakan hal hina ini?.


Dan bagi mereka yang mempelajari mantra juga ada akibat. Setahu ku matinya tidak lazim, tidak layak seperti orang - orang yang pada umumnya. Apakah mereka tidak memikirkanhal ini sampai ke akhir dari awal proses sampai mereka meninggal?. Tidakkah mereka merasa malu kalau pada saat meninggal nanti keadaan mereka tidak lazim?.


Menurutku, mantra itu hebat. Dia bisa membuat orang - orang terlena yang hanya sesaat. Menyenangkan disaat orang - orang itu terobsesi namun keonsesiannya itu menjadi senjata makan tuan tanpa mereka sadari. Mereka akan sadar pada saat senjata itu mulai menyakiti diri mereka. Dan pada saat itu sungguh konyol kalau baru menyesali perbuatannya, karena penyelesaian itu tidak bisa membuat korban merasa tenang.

Komentar

  1. bagus putrii, ditingkatkan lagi 🀩

    BalasHapus
  2. Semoga kedepannya bisa menjadi penulis yang handal

    BalasHapus
  3. Wahh ceritanya menarik😍,semangat untuk kedepannya tingkatkan lagi penulisannya

    BalasHapus
  4. πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―πŸ’―

    BalasHapus
  5. Judulnya menarik, Mantra. Pertama kali saya membaca membuat penasaran. Boleh di bahas lebih detail lagi menggunakan jurnal namun tetap bahasanya harus bahasa yang mudah di pahami.

    BalasHapus
  6. Bagusss bangett tingkatkan lagi ya... Semangaatttt πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

    BalasHapus
  7. Mantap sekali,

    Semangat πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

    BalasHapus
  8. oo putttt,bangge ak bekawan ngan kau,hha

    BalasHapus

Posting Komentar